BOYOLALI — Suasana penuh semangat menyelimuti Pondok Pesantren Al Madinah, Nogosari, Boyolali, pada Senin (14/10/2025) pagi menjelang siang. Ratusan santri, pengurus, dan asatidz pesantren berkumpul untuk menyambut pelaksanaan perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar pesantren karena untuk pertama kalinya program tersebut sampai ke lingkungan pondok.
Program makan bergizi merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan gizi anak-anak sekolah dan pesantren. Tujuannya memberikan asupan nutrisi seimbang agar peserta didik tetap sehat, semangat belajar, dan siap mengikuti kegiatan harian. Bagi pesantren, program ini menjadi bentuk perhatian langsung terhadap para santri yang selama ini menjalani pendidikan berasrama.
Asupan gizi yang memadai membantu menjaga stamina dan konsentrasi santri dalam mengikuti aktivitas belajar, mengaji, serta berbagai kegiatan lainnya dari pagi hingga malam. Proses pembagian makanan akan dilakukan secara teratur dengan pengawasan para ustadz untuk memastikan setiap santri menerima jatah secara merata dan lingkungan tetap bersih.
Program Makan Bergizi Perdana Warnai Hari Istimewa di Pesantren Al Madinah
Kedatangan armada pengantar makanan dari pemerintah disambut dengan gotong royong oleh seluruh unsur pesantren. Para ustadz dan ketua kelas membantu proses bongkar muat dan pendistribusian ke setiap ruang kelas. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Suasana pagi yang cerah menambah semangat semua pihak yang terlibat.
Setelah pendistribusian, para santri berbaris rapi menuju kelas masing-masing untuk menyantap hidangan bergizi yang telah disediakan. Menu yang dibagikan meliputi nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, dan buah sebagai pelengkap. Meski sederhana, makanan tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para santri.
“Enak, tapi porsinya kurang banyak,” celetuk Hadi, salah satu santri dengan ekspresi ceria. Komentar polos itu memancing tawa teman-temannya dan menambah kehangatan suasana di kelas. Bagi para ustadz, kebahagiaan santri menjadi nilai utama dari kegiatan ini.
Program pembagian makanan bergizi di pesantren berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan antusias dari para santri. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan semangat belajar, terutama bagi lingkungan pendidikan yang berjalan sepanjang hari.
Program ini diharapkan dapat terus berjalan secara rutin dan berkelanjutan. Dengan dukungan nutrisi yang cukup, santri didorong semakin semangat dalam belajar dan beribadah, sekaligus mencerminkan perhatian terhadap kebutuhan dasar di lingkungan pesantren.
Selain aspek kesehatan, program ini juga mempererat rasa kebersamaan antarwarga pesantren. Makan bersama di ruang kelas menciptakan suasana akrab, memperkuat ikatan antara santri, ustadz, dan pengurus. Keceriaan terlihat dari tawa ringan yang menghiasi ruangan, menandakan momen ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan bagian dari kehidupan pesantren yang hangat.









